Siapa pun boleh mencolek meski bukan hak-nya
Awalnya saya tidak tahu adanya fasilitas ini di facebook. Sampai seorang teman perempuan saya mencolek. Lantas ada pemberitahuan di sidebar beranda saya, yang isinya : si anu mencolek anda. Kemudian di bawahnya ada tulisan: colek kembali. Tak diragukan lagi saya klik link itu.
Ternyata teman perempuan saya ini nakal. Dia malah mencolek saya lagi. Sehingga saya balas. Aktifitas saling colek mencolek ini terjadi setiap kali saya membuka akun saya.
Karena penasaran maksud dia apa sebenarnya, saya pun menulis di dindingnya. “Eh, kok colak-colek terus sih.” Tak butuh waktu lama dia berkomentar, “Hahahaha. Kan tidak apa-apa toh? Asik aja ada fasilitas kayak gitu di facebook.”
Dengan adanya fasilitas ini para facebooker sudah pasti saling colek mencolek. Tanpa ada rasa takut kena bogeman seperti mencolek betulan. Kalau yang dicolek istri sendiri sih boleh-boleh saja. Kalau istri orang kan bisa berabe jadinya. Yang dicolek pun belum tentu senang. Tapi di facebook yang dicolek dijamin senang. Minimal dia tidak akan marah.
Kini jika sedang iseng saya sering mencolek teman-teman perempuan saya. Bahkan yang tidak saya kenal pun saya colek. Sebab tidak semua teman facebook saya adalah teman saya dalam dunia nyata. Bukannya genit, tapi saya ingin tahu apa reaksinya. Ada yang menulis di dinding saya. Ada yang tak membalas. Ada yang mencolek saya lagi. Lantas saya colek balik.
Setiap orang di facebook boleh mencolek. Apa Anda ingin mencolek saya? silakan

new